Jangan Anggap Semua Flu Itu Sama
Batuk, pilek, demam, dan badan terasa lemas sering dianggap sebagai flu biasa. Namun, influenza merupakan infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza, termasuk influenza tipe A. Di Indonesia, influenza A merupakan tipe yang paling sering menyebabkan influenza musiman.
Influenza dapat menyerang siapa saja. Pada sebagian orang gejalanya ringan dan membaik dengan sendirinya, tetapi pada kelompok tertentu penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi yang lebih serius.
Apa Saja Gejala Influenza Tipe A?
Gejala influenza biasanya muncul secara tiba-tiba, antara lain:
- Demam atau merasa meriang
- Batuk, biasanya batuk kering
- Sakit tenggorokan
- Hidung berair atau tersumbat
- Sakit kepala
- Nyeri otot atau badan
- Lemas dan mudah lelah
Tidak semua orang yang terkena influenza mengalami demam.
Bagaimana Influenza Menular?
Virus influenza dapat menyebar dari orang yang terinfeksi, terutama melalui percikan saat batuk, bersin, atau berbicara. Penularan juga dapat terjadi melalui tangan atau benda yang telah terkontaminasi virus.
Karena itu, ketika sedang flu, sebaiknya batasi kontak dekat dengan orang lain, gunakan masker dan terapkan etika batuk.
Siapa yang Perlu Lebih Waspada?
Risiko mengalami komplikasi lebih tinggi pada beberapa kelompok, antara lain:
- Anak usia di bawah 5 tahun
- Lansia
- Ibu hamil
- Orang dengan penyakit kronis seperti asma, diabetes, penyakit jantung atau paru
- Orang dengan kondisi tertentu yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun
Apa yang Bisa Dilakukan?
Jika mengalami gejala influenza, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan:
Istirahat cukup, minum cukup cairan, tetap di rumah saat sedang sakit, gunakan masker, dan jaga kebersihan tangan.
Obat antivirus dapat digunakan pada kondisi tertentu dan harus berdasarkan penilaian tenaga kesehatan. Obat antivirus bekerja paling baik bila diberikan sejak awal, terutama dalam sekitar 48 jam pertama setelah gejala muncul. Antibiotik tidak digunakan untuk mengobati influenza karena influenza disebabkan oleh virus, bukan bakteri.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera mencari pertolongan medis jika muncul sesak atau sulit bernapas, nyeri/tekanan di dada, penurunan kesadaran, kejang, dehidrasi, kelemahan berat, atau kondisi yang sempat membaik kemudian kembali memburuk.
Jangan Tunggu Sampai Parah
Influenza memang sering dapat sembuh dengan perawatan di rumah, tetapi kelompok rentan perlu mendapatkan perhatian lebih.
Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, menerapkan etika batuk, menggunakan masker ketika sakit, menjaga kesehatan tubuh, dan mempertimbangkan vaksinasi influenza tahunan, terutama bagi kelompok yang berisiko. Kemenkes juga menganjurkan vaksin influenza tahunan terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit penyerta.
Kenali gejalanya. Cegah penularannya. Jangan abaikan tanda bahaya.
RS Griya Husada Madiun
Edukasi kesehatan untuk membantu Anda dan keluarga tetap sehat.