RS Griya Husada Madiun β Komitmen kami dalam mendukung program nasional penanggulangan Tuberkulosis (TBC) kembali mendapatkan apresiasi. Dalam Pertemuan Koordinasi Advokasi dalam rangka Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (TB) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Kota Madiun Tahun 2026, RS Griya Husada Madiun menerima Tiga Piagam Penghargaan Program Nasional TB atas capaian Semester I Tahun 2026.
Tiga penghargaan tersebut meliputi:
1. π Terbaik 1 β Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) Terbaik Semester I Tahun 2026.
2. π Terbaik 2 β Capaian Memulai Pengobatan TBC SO Terbaik dengan Kasus Terbanyak Semester I Tahun 2026.
3. π Terbaik 2 β Fasilitas Pelayanan Kesehatan dengan Capaian Penemuan Kasus Terbaik Semester I Tahun 2026.
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa upaya penanggulangan TBC tidak hanya berfokus pada pengobatan pasien, tetapi juga mencakup penemuan kasus, percepatan inisiasi pengobatan, pencapaian standar pelayanan, serta penguatan kesinambungan layanan.
Sejalan dengan Strategi Nasional Kemenkes
Kementerian Kesehatan menempatkan TBC sebagai salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC/Quick Win) dalam arah pembangunan kesehatan. Dalam Renstra Kemenkes 2025β2029, strategi penanggulangan TBC diarahkan antara lain pada peningkatan penemuan kasus, kepatuhan pengobatan sampai tuntas, serta penguatan pencegahan dan edukasi. Target akhirnya adalah mempercepat eliminasi TBC di Indonesia pada 2030.
Pada 2026, Kemenkes juga semakin menekankan pendekatan penemuan kasus secara aktif, termasuk pelacakan kontak erat. Kemenkes menargetkan pelacakan terhadap 100% kontak erat pasien TBC sebagai salah satu strategi untuk memutus rantai penularan.
Dengan demikian, capaian RS Griya Husada Madiun pada aspek penemuan kasus dan inisiasi pengobatan menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk memastikan semakin banyak pasien TBC ditemukan dan segera mendapatkan pengobatan.
Capaian 100%: Bukan Sekadar Angka, tetapi Komitmen
Semangat mencapai 100% dalam pelaksanaan program menjadi bagian penting dari penguatan layanan TBC. Artinya, setiap peluang untuk menemukan pasien, memastikan diagnosis, memulai pengobatan, melakukan pemantauan, hingga mencegah penularan harus diupayakan secara optimal.
Bagi RS Griya Husada Madiun, capaian tersebut menjadi motivasi untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelaksanaan Program TB secara berkelanjutan.
Peran Strategis RS dalam Rencana Eliminasi TBC
Sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, RS memiliki posisi strategis dalam rantai penanggulangan TBC, mulai dari deteksi dini, diagnosis, pengobatan, pencatatan dan pelaporan, edukasi pasien, hingga pemantauan keberhasilan terapi.
Hal ini sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menargetkan peningkatan penemuan dan pengobatan kasus serta penguatan terapi pencegahan. Dokumen Kemenkes juga menempatkan penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan berbasis kebutuhan masyarakat, serta mobilisasi komunitas dan lintas sektor sebagai bagian dari strategi eliminasi TBC.
Apresiasi dan Komitmen Bersama
Atas capaian tersebut, RS Griya Husada Madiun menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan tim yang terlibat dalam pelaksanaan Program TB, khususnya PJ Program TB, Ns. Cicik Palupi, S. Kep.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan mutu pelayanan dan memperkuat pelaksanaan program.
βCapaian hari ini adalah motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Bersama, kita dukung target nasional menuju eliminasi TBC 2030 dan wujudkan masyarakat yang lebih sehat.β
Tiga penghargaan, satu komitmen:
TOSS TB (Temukan Tuberculosisnya Obati Sampai dengan Sembuh)
RS Griya Husada Madiun berkomitmen untuk terus bergerak bersama pemerintah, tenaga kesehatan, komunitas dan masyarakat dalam mewujudkan Indonesia dan Kota Madiun yang semakin sehat dan bebas TBC.